Pernah nggak sih kalian liat harga les bahasa Inggris privat sama native speaker, terus mikir: “Wah, ini mahal banget, mending beli sepatu dulu deh”? Kalau iya, tenang, kamu nggak sendiri. Saya juga pernah ngerasain tuh jantung dag-dig-dug liat tarif per jam yang bisa sekian ratus ribu. Tapi untungnya, era digital ini punya solusi: platform koneksi tutor kayak Cambly dan Italki. Bedanya, kita bisa ngobrol sama native speaker tanpa harus jual ginjal dulu.

Sebelum kita bedah lebih dalam, jelas ya: nggak ada yang sempurna. Cambly dan Italki punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pilihan tergantung gaya belajar dan kantong kamu. So, mari kita bahas satu per satu biar kamu nggak salah pilih.

Perbedaan Mendasar: Model Harga dan Cara Bayar

Ini yang paling krusial dan bikin beda besar di dompet. Cambly pakai subscription model, sementara Italki pakai pay-per-lesson.

Cambly itu kayak langganan Netflix. Kamu bayar per bulan atau per tahun, terus bisa booking sebanyak yang kamu mau dalam batas waktu yang ditentukan. Contoh: paket 15 jam per bulan sekitar $84 (sekitar Rp 1,3 jutaan). Hitungannya, per jam kamu keluarin sekitar $5-6 kalau rajin pakai semua kuotanya.

Italki? Beda cerita. Kamu bayar per sesi, per tutor. Harganya bervariasi banget, mulai dari $5 hingga $80 per jam tergantung pengalaman dan rating tutor. Tutor komunitas (bukan profesional) biasanya di kisaran $8-15 per jam. Jadi lebih fleksibel kalau kamu cuma mau belajar seminggu sekali atau bulanan cek-cek saja.

Intinya: Cambly murah kalau kamu tipe rajin belajar intensif. Italki lebih hemat kalau kamu tipe sporadis atau mau coba-coba tutor dulu sebelum commit.

Kualitas Tutor Native Speaker: Real Deal atau Cuma Bisa Ngomong Doang?

Saya pernah ngalamin tutor yang ngobrol asyik tapi nggak bisa jelasin grammar. Nah, di sini ada perbedaan tipis antara “native speaker” dan “qualified teacher”.

Baca:  Kursus Bahasa Mandarin Online: Review Lingoace Vs Jagobahasa Untuk Anak

Di Cambly, semua tutor adalah native speaker, tapi mayoritas bukan certified teacher. Mereka biasanya profesional dari berbagai bidang yang punya passion ngajar. Kualitasnya bervariasi: ada yang asyik banget buat ngasih feedback pronunciation, ada juga yang cuma jadi teman ngobrol aja. Sistem ratingnya ketat, jadi tutor dengan rating rendah bakal susah dapet murid.

Italki punya dua kategori: Community Tutor dan Professional Teacher. Professional Teacher harus upload sertifikat kayak TESOL, CELTA, atau gelar pendidikan. Jadi kalau kamu butuh struktur belajar yang jelas, grammar yang di-breakdown, Italki punya opsi lebih terjamin. Tapi, harganya ya sesuai kualifikasi.

Fleksibilitas: Belajar Kapan Saja vs Jadwal Tutor

Ini penting buat kamu yang punya jadwal ngaco kayak anak kuliahan atau karyawan shift.

Cambly juaranya fleksibilitas. Tutor online 24/7 karena mereka tersebar di semua zona waktu. Kamu bisa booking on-demand 5 menit lagi juga ada tutor yang available. Sempet-sekdetnya pun bisa. Cocok banget buat yang suka belajar dadakan atau isi waktu luang.

Italki lebih ke sistem booking konvensional. Kamu liat jadwal tutor, pilih slot yang kosong, terus konfirmasi. Biasanya harus booking 12-24 jam sebelumnya. Kalau tutor populer, slotnya bisa penuh seminggu ke depan. Jadi butuh perencanaan.

  • Cambly: Cocok untuk impulsive learner dan yang butuh latihan speaking instan.
  • Italki: Ideal untuk structured learner yang mau materi spesifik dan konsistensi jadwal.

Fitur Tambahan yang Bikin Beda

Selain ngobrol aja, platform ini punya fitur pendukung yang bisa nambah value.

Cambly punya:

  • Camblish Library: Ribuan video pendek dengan script dan vocabulary list. Bisa dipake buat bahan obrolan.
  • Lesson Plan: Tutor bisa assign materi dari library ini.
  • Recording: Semua sesi terekam otomatis, bisa direview ulang.

Italki punya:

  • Italki Classroom: Ruang virtual dengan whiteboard dan file sharing.
  • Language Test: Placement test buat tau level kamu.
  • Community: Fitur “Notebook” buat tulis esai dan dapat koreksi dari native gratis (tapi nggak instan).

Kelebihan dan Kekurangan: Tabel Perbandingan Langsung

Aspek Cambly Italki
Harga per jam (murah) $5-6 (pakai kuota penuh) $8-15 (tutor komunitas)
Fleksibilitas ⭐⭐⭐⭐⭐ 24/7 on-demand ⭐⭐⭐⭐ Booking 12-24 jam
Kualifikasi tutor Native speaker (mostly non-certified) Certified & non-certified options
Commitment Langganan bulanan/tahunan Pay per lesson, no commitment
Fitur belajar Auto-recording, video library Whiteboard, placement test
Cocok untuk Latihan speaking intensif, casual Goal spesifik (IELTS, business)
Baca:  Review Schoters Indonesia: Bongkar Paket Bimbingan Persiapan Kuliah ke Luar Negeri, Apakah Worth It?

Rekomendasi Berdasarkan Profil Kamu

Setelah nyobain dua-duanya, ini panduan pribadi saya:

Pilih Cambly kalau kamu:

  • Mau latihan speaking setiap hari tanpa mikir biaya per jam.
  • Suka ngobrol santai, nggak butuh kurikulum kaku.
  • Jadwalmu nggak menentu, kadang pagi, kadang tengah malam.
  • Budget terbatas tapi mau intensif (paket tahunan bisa hemat 40%).

Pilih Italki kalau kamu:

  • Butuh tutor untuk persiapan IELTS/TOEFL atau business English.
  • Mau fokus ke grammar dan writing yang butuh penjelasan teknis.
  • Tipe yang suka shop around, coba beberapa tutor sebelum settle.
  • Belajar nggak rutin, cuma butuh 2-3 kali sebulan.

Pro tip: Banyak teman saya pakai kombinasi. Italki untuk sesi struktur mingguan, Cambly untuk latihan speaking harian. Hasilnya lebih cepat, tapi ya butuh effort lebih.

Tips Hemat Biaya di Kedua Platform

Kamu nggak harus bayar full price kok. Ini trik yang masih work:

  1. Coba trial gratis: Cambly sering kasih 5 menit gratis. Italki punya discount package buat 3 sesi pertama.
  2. Referral code: Cari kode referral dari YouTuber atau blog, biasa dapat diskon 10-30%.
  3. Paket tahunan Cambly: Hemat sampai 40% dibanding bulanan. Tapi pastikan kamu commit ya!
  4. Cari tutor baru di Italki: Tutor dengan rating tinggi tapi murid sedikit sering kasih harga promo buat dapet review.
  5. Beli credit Italki pas sale: Kadang ada promo top-up credit dengan bonus tambahan.

Kesimpulan: Mana yang “Lebih Bagus”?

Jujur, pertanyaannya bukan “mana yang lebih bagus”, tapi “mana yang lebih cocok buat kamu”.

Kalau kamu tipe yang mau fluid conversation tanpa tekanan, butuh latihan speaking setiap hari, dan nggak mau pusing mikir bayar per sesi, Cambly adalah jawabannya. Rasanya kayak punya teman ngobrol global yang bisa dipanggil kapan aja.

Tapi kalau kamu punya goal spesifik, butuh tutor yang bisa jelasin subjunctive mood tanpa pusing, dan suka fleksibilitas tanpa commitment, Italki lebih worth it. Kamu bayar lebih, tapi dapat lebih.

Yang terpenting, jangan jadi analysis paralysis. Cobain aja satu-dua sesi di keduanya. Cambly punya trial murah, Italki punya tutor dengan harga terjangkau. Rasain sendiri vibe-nya. Karena di akhir hari, yang nentuin kemajuan bukan platformnya, tapi konsistensi kamu ngobrolnya.

Ingat, belajar bahasa itu kayak nge-gym. Nggak ada yang instan. Tapi dengan pilihan yang tepat, prosesnya jadi lebih nikmat dan nggak bikin kantong jebol. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Kursus Bahasa Mandarin Online: Review Lingoace Vs Jagobahasa Untuk Anak

Memilih kursus Mandarin online untuk anak itu kayak cari sepatu yang pas.…

Review Metode Kumon Bahasa Inggris untuk Anak: Apakah Efektif untuk Conversation atau Cuma Drilling Grammar?

Sebagai seorang yang sudah nyobain berbagai metode belajar bahasa—dari kelas formal, aplikasi,…

Review Udemy Course Bahasa Inggris: Tips Memilih Mentor Bagus Agar Tidak Rugi Uang

Bayangkan ini: kamu baru beli course bahasa Inggris di Udemy dengan harga…

Pengalaman Belajar Di Kampung Inggris Pare Selama 1 Bulan: Realita Vs Ekspektasi

Pernah nggak sih kamu denger cerita “Pergi ke Pare, pulang speaking lancar…